KIJA Resmikan Pabrik Mini LNG US$16,9 Juta di Pasuruan di Tengah Sorotan Analis dan Pergerakan IHSG

KIJA
  • KIJA meresmikan pabrik mini LNG senilai US$16,9 juta di Pasuruan dengan kapasitas awal 2,5 MMSCFD per hari dan potensi ekspansi hingga 4 MMSCFD.
  • Proyek ini memperkuat lini pendapatan berulang dari segmen infrastruktur serta mendukung kebutuhan energi bersih bagi kawasan industri.
  • Analis mempertahankan pandangan positif terhadap saham KIJA, dengan investor menantikan ekspansi kapasitas, kinerja keuangan 2026, dan katalis kontrak baru.

PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) secara resmi mengoperasikan pabrik mini liquefied natural gas (LNG) senilai US$16,9 juta di kawasan Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER), Pasuruan, Jawa Timur. Peresmian fasilitas yang dipimpin oleh Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Yuliot Tanjung, pada Rabu (11/02) menandai langkah strategis perseroan dalam memperluas portofolio infrastruktur energi dan mendukung transisi energi nasional. (idnfinancials)

Fasilitas seluas sekitar 1 hektare ini merupakan mini LNG plant pertama yang dikelola oleh swasta di Pulau Jawa. Pabrik tersebut memiliki kapasitas produksi awal 2,5 MMSCFD per hari dengan potensi ekspansi hingga 4 MMSCFD per hari pada paruh kedua 2027 melalui penambahan unit mesin baru. Selain memproduksi LNG, fasilitas ini juga telah mulai menyalurkan LNG ke konsumen di Jawa Timur dan Bali menggunakan armada pengiriman berukuran 20 dan 40 kaki. (idnfinancials)

Manajemen KIJA menilai proyek ini dapat memperkuat kontribusi pendapatan dari lini infrastruktur yang bersifat recurring income, sekaligus mendukung kebutuhan energi industri akan sumber energi yang lebih bersih dan kompetitif. Wakil Direktur Utama KIJA, Budianto Liman, menekankan bahwa proyek ini sejalan dengan agenda pemerintah dalam memperluas akses energi bersih sambil mengurangi ketergantungan pada subsidi LPG nasional yang mencapai triliunan rupiah. (idnfinancials)

Berita korporasi ini datang pada saat saham KIJA menjadi sorotan investor setelah beberapa analis dan platform riset mencatat prospek kombinasi bisnis properti dan infrastruktur perseroan. Menurut konsensus analis, saham KIJA saat ini memiliki rekomendasi rata-rata “Buy” dari tujuh analis yang mengamati pergerakan IDX:KIJA, dengan mayoritas memberikan buy dan dua di antaranya strong buy, meskipun target harga spesifik tidak dipublikasikan secara luas. Beberapa sumber market commentary juga menilai saham ini berada dalam fase konsolidasi yang sehat dan memiliki setup teknikal yang menarik untuk kenaikan jangka menengah dengan target harga di kisaran Rp300-Rp320, bahkan lebih tinggi jika ada katalis besar seperti kontrak baru atau laporan keuangan kuat. (stockbit)

Pergerakan saham KIJA belakangan ini turut mencerminkan dinamika lebih luas di Indonesia Stock Exchange (BEI). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bagian awal sesi perdagangan hari ini menunjukkan aksi ambil untung setelah reli pada pekan lalu, sementara sektor energi dan real estate memberikan kontribusi berbeda terhadap sentimen pasar secara keseluruhan.

Secara fundamental, langkah strategis dalam sektor LNG juga memberikan konteks lebih luas terhadap potensi pertumbuhan industri energi domestik, seiring pemerintah mendorong pemanfaatan gas bumi domestik daripada impor serta memperkuat ketahanan energi melalui infrastruktur yang lebih fleksibel. (Antara News)

About The Author