Grup Emtek Borong 2,70 Miliar Saham BUKA, Menyusul Aksi Korporasi dan Revisi Sentimen Analis Pasar
- Grup Emtek melalui Kreatif Media Karya memborong total 2,70 miliar saham BUKA senilai sekitar Rp375 miliar, meningkatkan kepemilikan menjadi di atas 40%.
- Aksi ini berlangsung di tengah lanjutan program buyback BUKA dan sentimen analis yang masih memberi rekomendasi beli dengan target harga di atas level pasar saat ini.
- Investor kini menanti realisasi buyback, kinerja kuartal I 2026, serta arah strategi Emtek di lini bisnis digital sebagai katalis pergerakan saham berikutnya.
Grup Emtek kembali menjadi sorotan pasar modal Indonesia setelah anak usahanya, Kreatif Media Karya, tercatat memborong 2,703,857,638 saham PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) pada tanggal 9 Februari 2026 dengan harga sekitar Rp139 per saham, dalam sebuah transaksi yang bernilai sekitar Rp375,83 miliar. Pembelian saham itu kemudian dilanjutkan pada 10 Februari 2026 dengan menyerap 4 miliar saham BUKA senilai Rp556 miliar, sehingga total aksi korporasi ini mencapai sekitar Rp931,83 miliar dan membawa kepemilikan Emtek di Bukalapak naik menjadi lebih dari 40,5 persen dari total saham beredar. (investing)
Langkah ini terjadi di tengah dinamika besar di sekitar Bukalapak, setelah perusahaan mengumumkan rencana lanjutan program buyback senilai Rp280,99 miliar yang akan berlangsung hingga 8 Mei 2026. Manajemen menyatakan buyback tersebut bertujuan untuk mengoptimalkan struktur modal dan memperkuat nilai jangka panjang bagi pemegang saham. (investing)
Aksi borong saham oleh pengendali ini datang di tengah tekanan dan optimisme pasar yang beragam terhadap saham teknologi di Bursa Efek Indonesia (BEI). Saham BUKA sendiri dibuka pada level sekitar Rp148–Rp150 di sesi perdagangan awal Jumat dan menunjukkan penguatan mingguan yang solid, meskipun masih di bawah puncak 52-minggu, mencerminkan volatilitas tinggi di sektor ini. (investing)
Dari sisi analis, sentimen terhadap saham BUKA tetap relatif positif meskipun persaingan di sektor e-commerce semakin ketat dan sejumlah risiko fundamental masih ada. Konsensus analis memperlihatkan bahwa sekitar enam analis institusional memberikan rekomendasi “strong buy” atau “buy” untuk BUKA, dengan target harga rata-rata sekitar Rp197–Rp198 dalam 12 bulan ke depan, serta target tertinggi di kisaran Rp230 dan target terendah sekitar Rp165. Ini menunjukkan potensi upside lebih dari 30 persen terhadap harga pasar saat ini jika target-target tersebut terealisasi. (MarketScreener)
Peningkatan kepemilikan Emtek ini juga menggarisbawahi strategi lebih luas dari Grup yang selama ini aktif di berbagai lini bisnis digital dan media, termasuk pembelian saham di perusahaan lain dan upaya memperkuat portofolio asetnya di bursa. Sebelumnya Emtek juga tercatat aktif menambah kepemilikan di sejumlah entitas lain, termasuk pembelian signifikan di sektor media dan teknologi, sebagai bagian dari strategi investasi jangka panjang. (IDN Financials)
Lebih luas di pasar, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan ini menunjukkan volatilitas yang moderat, dipengaruhi oleh aksi jual beli investor asing dan sentimen terhadap saham sektor teknologi serta e-commerce yang lebih luas. Kinerja BUKA dalam beberapa minggu terakhir konsisten menarik perhatian investor ritel dan institusi meskipun tekanan kompetitif dari pemain besar lain terus membayangi. (investing)